Wednesday, 15 November 2017

Inspiring Video : Computer science is for everyone by Hadi Partovi


Hello guys, today I want to show you all, the inspiring video for every people who likes to change the world in the future, into a digital world. So, you must be watch this video made by TEDex. The speaker is Hadi Partovi. In the future, you will met all of the digital technology. Because of that, you must know computer science.

So, let's check this video out..........


Thanks Guys, BYE.....

Friday, 25 August 2017

Resensi Buku Bung Tomo

Hasil gambar untuk bung tomo seri buku tempoJudul buku : Bung Tomo
Penyunting : Budi Setyarso, dan kawan kawan
Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)
Tahun Terbit : Mei 2017 (Cetakan Pertama)
Tebal Buku : 159 halaman




Seri buku saku Kompas mengenai Bung Tomo ini memiliki kisah yang berjiwa patriotisme, ia bagaikan api yang membara, membakar semangat pejuang, bukan hanya di Surabaya, tapi sampai ke seluruh Indonesia. Ia kerap kali berpidato dalam Radio Pemberontakan dan sempat juga ikut turun dalam menggempur pasukan Beldanda dan Jepang, seperti saat ia bersama Barisan Pemberontak Republik Indonesia melucuti gudang senjata milik Jepang. Buku ini memiliki bahasa yang lumayan berat, cocok untuk remaja usia 13+ dan buku ini juga tidak memiliki typo.

Sekian review buku dari saya.

Wednesday, 23 August 2017

Why School Sucks Review

This article, "Why School Sucks" Explained about Isabella Bruyere's thought. Now I want to review this article. So stay tune.

My first reaction after reading this Isabella's article is impressed and I'm agree with her opinion.
I'm impressed because this article is absolutely true. I think many schools have bad methods. Most school just teaching us what inside the thick books. But far more than that, the mentality that school's built to students is how to get the "A's" mark with any possible ways. So, I also hate that methods. The worst things is, teacher just focusing on giving information to students, without paying attention whether students understand or not.

So I think Isabella is a quiet and idealistic person, and she also want to learn more and more, to be a best person. Why I can told you that? Because from her article, she shows her personality clearly. As you can see here, Why School Sucks Article.

And...

I have a strong interest in computer programming, especially to apps programming or developing games. So my plan for my better future is learning more about programming language and try to create interesting things from programming. I like to make an edu game and a productivity apps.

Friday, 18 August 2017

Indonesia in 5 years later

Indonesia merupakan negara demokrasi yang merdeka pada tahun 1945. Sekarang aku ingin 'meramalkan' yang akan berubah dari Indonesia mengenai kondisi geografis dan kependudukan di negara yang baru saja merayakan ulang tahun kemerdekaannya yang ke 72.

Pertama, aku ingin membahas Indonesia pada zaman sekarang. Indonesia memiliki total luas wilayah 1.904.569 meter persegi. Indonesia dewasa ini juga memiliki masalah di bidang lingkungan, seperti pengolahan limbah yang belum baik, yang menyebabkan banjir, dan lain sebagainya. Indonesia pun memiliki iklim tropis, karena letak Indonesia yang berada di garis khatulistiwa. Tapi lebih dari itu, karena pemanasan global yang terjadi, suhu di Indonesia belakangan ini sering mengalami kenaikan, dampak yang sama juga terjadi pada musim, yang dinamakan sebagai musim pancaroba. Indonesia memiliki banyak etnis, agama, dan bahasa.

Oleh karena itu, perkiraanku terhadap Indonesia di lima tahun kedepan adalah sebagai berikut.
Indonesia akan mengalami penyusutan pulau kembali, akibat bencana alam, maupun naiknya permukaan air laut. Indonesia pun akan mengalami kreasi budaya yang makin beragam, tapi itu bisa juga menjadikan Indonesia mengalami konflik satu sama lain karena budayanya itu sendiri. terakhir Indonesia akan membenahi masalah lingkungan nya di era pemerintahan Joko Widodo ini, yang mungkin akan membawa Indonesia menjadi negara yang lebih baik lagi.

Sekian ulasan dari saya, terimakasih...

Friday, 31 March 2017

Sherlock Holmes : Hound of the Baskervilles BOOK REVIEW


Hasil gambar untuk the hound of the baskervilles shira media

Judul           : Sherlock Holmes - The Hound of the Baskervilles



Pengarang   : Sir Arthur Conan Doyle
Penyunting : Albert
Editor         : Satya
Penerbit      : Shira Media
Cetakan/tahun terbit : kedua/2016
Tebal buku  : 272 halaman


Buku setebal hampir 300 halaman ini bergenre Misteri dan Petualangan
Buku ini mengisahkan kasus Sherlock Holmes, sang detektif pintar itu, yaitu kasus Anjing Baskervilles. Akisah Pemimpin keluarga Baskervilles, Sir Charles ditemukan tewas di rawa-rawa. Awalnya Dr. Mortimer, dokter pribadi Sir Charles, menemui Sherlock Holmes untuk meminta bantuan menyelidiki kematian bangsawan itu, maka Dr. Watson pun yang akhirnya pergi ke Baskerville Hall bersama pewaris terakhir keluarga itu, Sir Henry Baskerville untuk melaporkan kejadian-kejadian disana kepada Sherlock Holmes. Akan tetapi ternyata itu adalah tipuan Mr. Holmes, ia sudah ada di Baskerville sejak awal mengamati kejadian-kejadian disana. Akhirnya Holmes pun menampakkan diri kepada orang-orang disana. Setelah itu Holmes pun langsung mengambil alih penyelidikan itu. Setelah ia mengamati lukisan orang berkuda di Baskerville Hall ia langsung mengetahui bahwa dugaannya terkait penjahat yang dicarinya itu benar, yaitu seorang bernama Mr. Stapleton. Ia pun akhirnya mendatangkan Lestrade, ke lokasi itu dan menjebak Mr. Stapleton. Menurutku buku ini memiliki beberapa typo yang membingungkan pembaca, buku ini pun bisa dibaca untuk kalangan remaja.

Sekian review buku ini. Terimakasih

Sunday, 19 March 2017

Belajarlah Bertamu Dengan Sopan

Sekitar seminggu yang lalu pada tanggal 11 Maret 2017, aku berlatih bertamu ke kerabat ibu ku yang  tidak kukenal secara dekat, melainkan hanya sebatas tahu. Langsung saja ke ceritanya yukk...

Aku bersekolah di Semi Palar, Bandung kelas dua SMP. Pada bulan april nanti, kami akan mengadakan perjalanan besar ke Cirebon dan Pekalongan. Maka untuk mempersiapkan perjalanan tersebut, kami pun belajar bertamu kepada kerabat yang jarang kita temui dan aku memilih tante Lilik, seorang Fisioterapis, di sebuah apotek di Bandung.

Aku pergi ke rumahnya dengan menaiki angkot, ternyata rumahnya terletak jauh dan menanjak dari jalan utamanya, yaitu Jl. A.H. Nasution. Sesampainya di rumah tante Lilik, saya langsung memberi salam kepada pembantunya dan memastikan apakah benar ini rumahnya Bu Lilik, lalu setelah seorang laki-laki bertubuh tinggi membukakan pagar untukku, aku langsung ingat bahwa itu adalah anak dari tante Lilik, yang pernah diceritakan oleh ibuku. Setelah itu aku langsung menuju ke tempat tante Lilik berada, yaitu di lantai tiga rumahnya itu. Setelah itu aku langsung bersalaman dengannya, dan ia pun mengajakku turun kembali kebawah. Sesampainya aku di bawah aku diajak mengobrol terlebih dahulu dengan anaknya itu yang ternyata bernama Cristo, selagi tante Lilik menyuguhi aku dengan teh manisbuatannya. Setelah itu aku disuguhi juga dengan wafer, setelah aku sempat  menolak wafer tersebut karena merasa disuguhi banyak hal, tante Lilik memaksaku untuk memakan wafer itu, aku pun mengambil satu. Setelah  itu aku mengobrol bersama tante Lilik dan anaknya, Cristo mulai dari tentang rumah, hobi, dan sekolah. Akan tetapi saat mengobrol bersama tante Lilik aku lebih banyak mengobrol tentang sekolah, mulai dari dimana, naik apa, kapan review, sampai mengobrol tentang program yang sedang dilakukan disana, salah satunya tentang perjalanan besar.
Setelah itu akhirnya jam menunjukkan sudah hampir pukul 10.45, maka bergegaslah aku berpamitan lalu pulang, setelah aku diantarkan ke depan oleh anaknya.

Sekian pengalaman bertamu dari saya, sampai jumpa di tulisanku berikuutnya.

Thursday, 16 February 2017

Kolonialisme

Hai, kali ini aku akan berbagi tentang narasumber ku kemarin, yang bernama Kak Andi dan Kak Ivan Auliah.

Pertama-tama ia menjelaskan tentang motif  utama dari kolonialisme atau penjajahan oleh Belanda.adalah mencari dan menjual hasil bumi (dulu rempah-rempah) oleh VOC (Persekutuan Dagang Hindia Timur). Melalui Cultur Stel Sel atau tanam paksa merupakan salah satu cara Belanda untuk "menyedot" rempah-rempah yang ada di bumi Nusantara ini. Cultur Stel Sel adalah sistem tanam paksa yang dua per lima tanah warga dipatok untuk ditanami tanaman yang akan diekspor oleh Belanda.

Karena sikap kosmopolit (sikap membuka diri terhadap budaya/pengetahuan asing) dari bangsa Indonesia, maka Belanda dapat menyebarkan agama Kristen dan Katolik dengan mudah. Dari interaksi bangsa Belanda dengan Indonesia setiap harinya maka banyak juga arsitektur Belanda yang masuk dan bercampur dengan arsitektur lokal. Contohnya seperti bangunan-bangunan di daerah Braga dan juga arsitektur gereja yang terbawa dari Eropa (karena mayoritas agama bangsa Eropa adalah Kristen dan Katolik). Oleh karena pada abad ke-19  bangsa Eropa telah lebih dulu mengalami era gotik, yaitu era dimana trend arsitektur kubah sudah berganti, maka arsitektur pada bangunan-bangunan di Indonesia pun mengikutinya. Contohnya Gereja dan Mesjid menjadi tidak berkubah.

Ada juga pedagang dari negeri Cina yang mempengaruhi tradisi kuliner di Indonesia, seperti pangsit di Cina, yang oleh pribumi kalangan bawah menjadi batagor.
Pengaruh lainnya dari Cina yaitu batik yang menjadi lebih sederhana dan bisa dipakai oleh semua kalangan, tidak hanya kalangan atas saja.

Demikian ceritaku kali ini, terima kasih.